4 Tips Sukses Beternak Ayam Kampung Modal Minim

Tips Sukses Beternak Ayam Kampung Modal Minim

Sukses beternak ayam Kampung – Daging Ayam kampung memiliki cita rasa yang lebih nikmat dibandingkan dengan ayam Broiler atau ayam yang diternakan dengan makanan khusus agar lebih cepat besar.

Tips Sukses Beternak Ayam Kampung Modal Minim
Sukses beternak Ayam Kampung Modal Minimalis

Rumah makan yang menyediakan menu daging ayam kampung terasa lebih istimewa, harga daging perpotongnyapun lumayan lebih tinggi dibanding ayam broiler.

Ibu saya sendiri memiliki warung makan sunda yang menjual masakan dengan bahan ayam kampung. Rasa dagingnya yang gurih serta lebih kenyal membuat daging ayam kampung banyak diminati. Di olah dengan cara dimasak rendang ataupun digoreng dengan sambal tomat sebagai temannya sudah lebih dari cukup.

Ibu mendapatkan suplai ayam kampung dari tetangganya yang memang bisnis ayam. Dia sering keliling ke kampung-kampung dan membeli ayam-ayam yang dimiliki warga setelah itu dia menjualnya ke warung-warung makan dalam keadaan hidup.

Kabarnya ayam yang belum pernah bertelur rasanya lebih enak dibandingkan ayam kampung yang sudah bertelur. Entah mitos atau fakta namun yang pasti asal diolah dengan baik maka ayam kampung tetap menjadi favorit saya.

Ciri Khas Ayam Kampung

Namanya juga ayam kampung maka ayam ini hidup bebas di pemukiman warga diperkampungan. Biasanya yang mempunyai ayam kampung cukup membuat kandangnya saja setelah itu mereka dibiarkan berkeliaran sesukanya untuk mencari makanan.

Selain hidup dikandang ayam kampung pada malam harinya sering tinggal diatas baik di ranting pohon atau disaung dan diatasnya. Maka tak heran kalau di pohon ada ayam kampung pada bagian bawahnya suka banyak taik ayamnya.

Karakter ayam kampung juga mampu bertelur minimal 5 kali dalam setahun. Jadi misalkan satu ekor indukan bisa bertelur 10 butir maka dalam setahun bisa memiliki 50 butir telur.

Andai saja semua telur mampu menetas dengan baik maka sudah pasti ada 50 ekor anak ayam kampung atau ayam kampung menjadi aset sobat sekalian. Bayangkan saja kalau kamu memiliki lebih dari satu indukan.

Cara Beternak Ayam Kampung dengan Modal Minim Hasil Maksimal

Beternak ayam kampung menjadi salah satu solusi yang cukup baik untuk mendongkrak ekonomi warga lantaran permintaannya cukup tinggi sementara suplainya masih jarang. Banyak warga yang memiliki ayam kampung lebih memilih dikonsumsi sendiri ketimbang dijual.

Nah berikut ini cara berternak ayam kampung dengan modal yang minim namun layak dijalankan.

  1. Penuhi Kebutuhan Bibit atau Anak Ayam

Jika untuk keperluan usaha mungkin sebaiknya sobat membeli anak ayam kampung yang siap dibesarkan ketimbang menunggu dari telur indukannya. Hal ini agar proses pemeliharaan ayam kampung menjadi lebih cepat dan efektif.

Selain itu jika harus menetaskan dari telurnya maka perlu peralatan yang lebih lagi dan memakan biaya.

Pemilihan bibit atau anak ayam juga harus dipahami karena saat ini ada beberapa jenis ayam kampung. Semisal ayam kampung Jawa Super (Joper) yang diklaim mampu tumbuh dengan baik atau ayam kampung biasa yang sudah kita ketahui pasarnya.

Saya pikir ayam kampung biasa sudah cukup lantaran pemeliharaan yang mudah selain itu peminatnya juga cukup banyak.

  1. Mempersiapkan Kandang Ayam

Kandang ayam memang memiliki beberapa jenis namun bagi saya pribadi tidak perlu pusing dengan kandang. Jika memiliki cukup lahan maka tinggal buatkan saja kandang untuk berteduh selebihnya adalah kandang yang dipagar agar ayam bisa berada diluaran.

Tetangga saya memiliki ayam yang cukup banyak dan dia hanya membuat dua kandang untuk berteduh. Kandang-kandang itu berada dalam satu pagar yang cukup tinggi dan diberi jaring agar ayam-ayam tidak lari keluar.

  1. Perawatan dan Pemberian Makan

Jika ayam masih berusia 1 sampai 21 hari sebaiknya gunakan pakan dari pabrikan agar pertumbuhan ayam menjadi lebih baik. Namun jika sudah berusia 2 sampai 3 bulanan ketas maka bisa menggunakan pakan apa adanya.

Bisa menggunakan pakan dari dedak dan sayuran seperti daun lamtoro atau daun pepaya yang dinilai bisa memberikan nutrisi baik untuk ayam.

Atau jika sobat memiliki nasi sisa juga bisa dimanfaatkan sebagai pakan ayam. KArena ayam kampung itu memang tidak susah urusan makanan apapun asal mereka suka maka tinggal kasihkan saja. Sebaiknya dalam sehari berikan mereka makan tiga kali.

Jika ada ayam yang sakit maka sebaiknya pisahkan saja dengan yang sehat kemudian berikan obat-obatan sampai si ayam sehat kembali dan digabung dengan ayam-ayam lainnya.

  1. Pemasaran Ayam Kampung

Paling penting dalam kesuksesan peternakan ayam kampung adalah pemasaran. Saya pikir pemasaran ayam kampung tidaklah sulit, sobat tinggal menawarkan ke warung-warung makan saja dan pastinya mereka akan menerimanya asalkan harganya sesuai.

Selebihnya masyarakat akan tahu sendiri bahwa sobat adalah petani ayam kampung sehingga ketika mereka membutuhkan ayam kampung maka akan langsung mendatangi sobat.

Nah itulah tips sukses beternak ayam kampung dengan modal minim. Pertama adalah siapkan bibit ayamnya, kemudian kandang yang memadai, perawatan hingga manajemen pemasaran, semoga artikel ini bermanfaat untuk sobat sekalian.

You May Also Like

About the Author: Yeni Irawan

"Travel Vlogger yang suka tantangan"