Alasan Pilih Hubsan Zino Pro Plus Dibanding DJI Mavic Mini

Diposting pada

Halo sob, paling pusing kalau kita dikasih dua pilihan drone dengan merek berbeda sementara kisaran harganya juga relatif sama dengan spesifikasi yang beda-beda gitu. Cuman karena merek jadinya kita bingung banget mau pilih yang mana.

hubsan zino pro plus atau dji mavic mini

Nah kali ini kita mau bahas dua drone beda merek yakni DJI Mavic Mini dan Hubsan Zino Pro Plus.

Jika dikasih duit sekitaran Rp. 6 jutaan kira-kira sobat mau beli Mavic Mini atau Hubsan Zino Pro Plus nih? Kita harus berpikir secara jernih jangan sampai panatik kemerekan membuat kita mengesampingkan spesifikasi, kemampuan dan fitur lainnya pada kedua drone tersebut.

Trus kira-kira SAYA sendiri pilih yang mana nih?? Kalau saya pribadi diantara dua drone ini saya akan mantap pilih drone Hubsan Zino Pro Plus. Alasannya? Mari kita lihat komparasinya.

  1. Jarak Terbang

Saya pribadi menilai Hubsan Zino Pro Plus memiliki keunggulan yang jauh lebih baik dibanding DJI Mavic Mini dari sisi jarak terbang. Memang DJI Mavic Mini untuk versi Indonesia ini memiliki keterbatasan jarak terbang.

Jika pertama kali menggunakan drone ini dan belum melakukan setting-setting lanjutan kemungkinan jarak terbangnya hanya mampu mencapai 50 meteran. Bayangkan apa jarak terbang 50 meteran sudah cukup memenuhi kebutuhan kita? Saya pikir tidak sama sekali!

Jikalau diakalin dengan menggunakan booster sinyal dan lain sebagainya mengingat DJI Mavic Mini ini menggunakan transmisi wifi paling mentok diangka 500 meter sampai 1 kilometer itupun sangat sulit didapatkan, apalagi jika berada dilokasi yang penuh dengan sinyal-sinyal transmitter yang mengganggu. Rata-rata sih diangka 200san meter ya.

Banyak pengguna DJI Mavic Mini mengeluhkan soal jarak terbang drone ini meskipun ada beberapa yang mengatakan “jarak terbang mah buat apa sih yang penting udah dapet footage yang bagus ya sudah cukup ko”, tapi nyatanya mereka mengakalinya dengan menggunakan booster, itu artinya jarak terbang cukup penting pada sebuh drone dan memberikan kepuasan tersendiri yang sangat nikmat.

Sementara Hubsan Zino Pro Plus udah gak perlu diragukan lagi. Drone-drone produk Hubsan memang dari awal memiliki keunggulan dari sisi ini. Sebut saja dari Hubsan Zino pertama dengan kemampuan terbang hingga 1 km, kemudian Hubsan Zino Pro yang mampu terbang mencapai 4 km.

Disusul produk terbaru Hubsan Zino 2 hingga 8 KM dan Hubsan Zino 2 Plus hingga 9 KM, kini produk Hubsan paling baru yakni Hubsan Zino Pro Plus dengan smart battery atau batere inteligentnya mampu terbang hingga 8 KM.

Walaupun pada kondisi tertentu drone Hubsan Zino Pro Plus paling cuman mampu mencapai jarak terbang 4 hingga 5 KM saja. Tapi kalau memang dilokasi yang bisa dikatakan minim intervensi maka 8 KM sudah pasti bisa dicapai.

Jadi bagaimana? Mau pilih drone dengan jarak terbang puluhan meter atau sampai 5 hingga 8 kilometer? Saya pikir untuk kebutuhan cinematography pun kita membutuhkan dengan dengan jangkauan terbang minimal 2 atau 3 kilometer lah.

  1. Ukuran Body Drone

yang menjadi pertimbangan saya memilih Hubsan Zino Pro Plus adalah ukuran body drone yang relatif lebih besar sedikit. Menurut saya Hubsan Zino Pro Plus memiliki ukuran yang ideal dengan berat yang pas sehingga drone ini akan lebih stabil menerjang hembusan angin.

Sementara banyak kasus DJI Mavic Mini yang mengalami masalah ketika menghadapi angin kencang mengingat ukurannya yang kecil serta bobot yang ringan.

Saya pernah coba menggunakan Hubsan Zino 2 dan Mavic Mini dikawasan curug yang sulit GPS dan angin kencang. Hubsan Zino 2 mampu terbang lebih stabil dan tahan terhadap angin meski GPS pas-pasan, hal ini sudah pasti gak akan berbeda jauh dengan Zino Pro Plus. Sementara Mavic Mini ada peringatan kondisi lingkungan yang tidak bersahabat dan hanya bisa terbang satu meteran saja kemudian landing.

DJI Mavic Mini memang cocok digunakan diacara-acara tertentu seperti pernikahan dan di indoor namun kurang begitu baik jika pada kondisi extrim di outdoor.

Selain itu dari segi penampilan Hubsan Zino Pro Plus dengan warna hitam terlihat lebih gagah dan garang, sementara Mavic Mini terlihat seperti mainan namun tetap elegan dengan desain khas DJI Mavic.

  1. Lama Terbang

Dari sisi lama terbang keduanya gak jauh-jauh amatlah meskipun Hubsan Zino Pro Plus mampu terbang lebih lama yakni mencapai 43 menit dengan baterai terbarunya berkapasitas 5000 mAh. Sementara DJI Mavic Mini hanya mampu mencapai 30 menit dengan baterai 3000 mAh.

Bagi saya tidak menjadi penghalang soal ini mengingat drone sudah mampu terbang 25 menit saja sudah cukup bagus. So, keduanya cukup baik dalam hal lama terbang.

  1. Kualitas Kamera

Dari sisi kamera keduanya cukup bersaing meskipun ada beberapa hal lebih condong ke DJI Mavic Mini. Sebut saja kemampuan Mavic Mini mengambil foto yang terlihat lebih detail dibanging Hubsan Zino Pro Plus.

Sementara untuk spesifikasi video pada Hubsan Zino Pro Plus sudah mencapai resolusi 4K sementara DJI Mavic Mini hanya 2.7K. Tapi kualitas video keduanya sama-sama bagus dan layak untuk dijadikan video bertema cinematography.

Kedua drone sama-sama sudah menggunakan tiga axis mekanikal gimbal sehingga kita lebih leluasa menggerakan kamera sesuai dengan keinginan.

Berikut ini spesifikasi utama kedua drone sebagai bahan komparasi:

Spesifikasi Hubsan Zino Pro Plus:
GPS Mode, Attitude Mode
Resolusi Video: 4K Ultra HD dengan max bitrate 60 Mbps
Time-lapse photography, free delay, surround delay, directional delay, track delay
3 Axis Gimbal
Jarak Terbang: 8KM
Image transmission system: SyncLeas
Baterai 5000 mAh
Max Flight Time 43 Minutes
Wind resistance: Level 5
Dan Fitur lengkap lainnya
Harga: Rp.6 Jutaan

Spesifikasi DJI Mavic Mini:
GPS Mode
Resolusi Video: 2.7K FHD Max bitrate 40 Mbps
3 Axis Gimbal
Baterai 2600 mAh
Jarak Terbang: –
Max Flight Time 30 Minutes
Dan fitur lengkap lainnya
Harga: Rp.6 Jutaan

Kesimpulan

Jika melihat spesifikasi yang ada serta pengalaman-pengalaman dari penggunanya tentu saja lebih condong ke Hubsan Zino Pro Plus. Ada tiga alasan penting diantaranya adalah jarak terbang yang jauh lebih baik dibanding DJI Mavic Mini. Bagaimanapun jarak terbang cukup sexy dan memberikan kepuasan tersendiri.

Durasi terbang yang lebih lama, kualitas video hingga resolusi 4K meskipun pada kenyataannya hasilnya tidak jauh berbeda dibanding DJI Mavic Mini yang baru mencapai 2.7K.

Selain itu ukuran drone cukup menjadi pertimbangan dimana Hubsan Zino Pro Plus memiliki ukuran lebih besar dibanding Mavic Mini dan terlihat ideal dan gagah dengan warna hitamnya.

Selain itu Hubsan Zino Pro Plus memiliki kemampuan tahan terpaan angin yang lumayan kencang dan masih cukup stabil. Jadi sobat akan lebih “enjoy” saat menerbangkan drone ini. Bagaimana menurut sobat sekalian? Kira-kira pilihan apa yang bakal diambil?

Gambar Gravatar
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia”