Apa Itu Penyedap Rasa MSG dan Mecin?

Apa Itu Penyedap Rasa MSG dan Mecin?

Apa itu MSG atau Mecin – Sebagai salah satu penyedap rasa pada makanan maka kita sudah tak asing lagi dengan yang namanya MSG. MSG sendiri merupakan kepanjangan dari Monosodium Glutamat dan masyarakat Indonesia mengenalnya dengan nama Mecin atau Micin.

Apa Itu Penyedap Rasa MSG dan Mecin?
MSG atau Mecin?

Pada laman The Spruce Eats menyebutkan kalau MSG merupakan hasil ektrak glutamat alami sehingga berbentuk sebuah kristal-kristal. Glutamat alami ini bisa didapatkan dari beberapa makanan seperti rumput laut, beberapa sayuran atau batang tebu.

Fungsi MSG untuk Masakan Olahan

Pastinya kita sudah tak asing lagi jika MSG atau Mecin ini sering digunakan sebagai penyedap rasa pada masakan. Setiap kali memasak sesuatu seperti sayuran, sop ayam, sambal dan lain sebagainya, banyak orang menggunakan MSG sebagai penambah cita rasa.

Rasa MSG sendiri sangat unik dan berbeda dari rasa dasar pada umumnya seperti asam, asin, pahit atau manis dan rasa MSG ini dikenal sebagai rasa Umami.

Sementara dilansir dari laman glutamate.org, MSG sendiri merupakan bentuk murni dari glutamat yang merupakan asam amino yang banyak terdapat pada makanan. Asam Amino ini adalah pembentuk protein dan lidah kita manusia akan merasakan rasa glutamat secara khusus.

Keunikan MSG sendiri adalah jika kamu mencoba merasakannya secara langsung maka rasanya tidaklah enak, atau jika MSG dicampur dengan air saja maka pasti kamu tidak akan suka, hal ini berbeda dengan penyedap rasa lainnya.

Namun MSG akan menguatkan rasa pada masakan, misalkan saat kita memasak soup maka rasa soupnya akan semakin terasa jika ditambahkan MSG. Maka tak heran jika banyak ibu-ibu akan menambahkan MSG untuk setiap masakannya agar terasa lebih lezat.

Asal Mula MSG

Pada buletin Ajinomoto yang dilansi 27 September 2017, vol. 2 dari sumber “My Motivation for inventin AJI-NO-MOTO” karya Kikunae Ikeda tahun 1933, courtesy of Aozora Bunko.

Menceritakan bahwa Profesor Kikunae Ikeda asal Jepang tengah mencicipi kaldu Sup Dashi yang dicampur tahu buatan istrinya. Profesor Ikeda merasakan rasa yang lebih nikmat dari masakan istrinya tersebut.

Ternyata sang istri menambahkan Kombu atau rumput laut kering pada masakannya. Kemudian Profesor Ikeda pad atahun 1908 berhasik membuat kristal-kristal pada olahan rumput laut tersebut yang dia sebut sebagai MSG dan diproduksi besar-besaran pada tahun 1909 dengan merek AJINOMOTO.

Efek Samping Mengkonsumsi MSG

Kita banyak berpendapat kalau mengkonsumsi penyedap rasa MSG terlalu banyak maka akan menyebangkan efek samping pada tubuh kita. Makanya tak sedikit orang-orang mencoba menghindari MSG pada masakannya.

Dilansi rdari The Spruce Eats menyebutkan efek samping tersebut diantaranya adalah sakit kepala, detak jantung tak beraturan, mual, pusing, telinga berdenging dan ngantuk.

Bahkan sempat ada kasus efek samping MSG yang diberi nama “Chinese Restaurant MSG Syndrome” lantaran banyak koki restaurant di China yang menggunakan MSG untuk bahan makanannya dan terjadi reaksi hipersensitif.

Namun belakangan Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat dan World Health Organization (WHO) menyatakan tidak ada kaitan antara MSG dengan sindrome atau efek samping yang terjadi sehingga mengklasifikasikan MSG sebagai bahan makanan yang aman untuk dikonsumsi.

Nah itulah sekilas mengenai apa itu MSG dan pemanfaatannya untuk masakan.

You May Also Like

About the Author: Yeni Irawan

"Travel Vlogger yang suka tantangan"