Banjir di Pulau Jawa yang Harus Diwaspadai

banjir dipulau jawa

Jika melihat perkembangan saat ini dari tahun ketahun rasanya banjir kali ini bisa dikatakan cukup besar. Terutama banjir di Pulau Jawa yang biasanya ada beberapa daerah tidak terkena banjir namun kali ini justru harus tergenang oleh air.

banjir di pulau jawa
Banjir di Pulau Jawa

Melihat berita di televisi prihal banjir cukup membuat kita sedih, entah apa salah kita hingga banjir ini seakan tidak pernah berhenti dari tahun ketahun, seakan tidak ada solusi yang permanen untuk mengatasi banjir.

Seolah kita hanya berihtiar bagaimana caranya selamat dari banjir tetapi lupa bahwa banjir itu ada sebabnya yang semua orang juga tahu. Kita dari jaman sekolah dasar sudah diajarkan jika pohon-pohon ditebang dan gunung-gunung digunduli maka sudah pasti bencana banjir akan terjadi.

Satu-satunya solusi ampuh mencegah banjir adalah mengembalikan sistem serapan air alami seperti semula. Jika gunung-gunung kembali penuh dengan pepohonan hijau, sungai-sungai bersih dari sampah maka sudah pasti banjir tidak akan terjadi.

Tapi mengembalikan kondisi alam kesemula sudah tidak mungkin terjadi mengingat kepentingan manusia selalu bertambah setiap harinya. Maka sudahlan kita harus sudah mulai terbiasa dengan banjir ini.

4 Provinsi Pulau Jawa Siaga Banjir

Dilansir dari bisnis.tempo.co, empat provinsi di Pulau Jawa waspada banjir termasuk banjir bandang, hal ini diingatkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG yang merilis prakiraan cuaca berbasis dampak (Impact Based Forecast – IBF).

“Keempat provinsi di Pulau Jawa itu adalah: Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur,” seperti dikutip dari keterangan BMKG, Kamis, 11 Februari 2021.

Menurut BMKG puncak musim hujan diperkirakan akan terjadi antara bulan Januari hingga Februari 2021. Oleh sebab itu kita harus tetap waspada jika ingin berpergian jangan sampai kita terjebak oleh banjir ditengah jalan.

Cara Melihat Lokasi Banjir Pulau Jawa Sebelum Bepergian

Oleh sebab itu kita perlu mengikuti perkembangan banjir di Pulau Jawa sebelum memutuskan berpergian. Kita bisa mengetahui informasi banjir secara up to date melalui situs petabencana.id.

Situs ini memberikan informasi cukup lengkap seperti peta lokasi banjir, foto-foto hingga ketinggian air banjir.

Sebagai contoh peta lokasi banjir dengan warna kuning artinya ketinggian air banjir cukup rendah yakni 10-70 cm, sementara peta lokasi banjir berwarna orange memiliki ketinggian air 70 hingga 150 cm.

selain memantau informasi melalui situs petabencana.id, kita juga bisa memanfaatkan aplikasi Google Maps yang dinamakan ‘Java Floods’. Lewat fitur ini Google dilengkapi dengan informasi jalan yang ditutup imbas dari banjir di wilayah pulau Jawa.

Menggunakan fitur dari Google ini terbilang mudah, pengguna dapat masuk ke opsi ‘Explore’ kemudian tekan icon ‘Java floods’. Serupa dengan petabencana.id, lewat aplikasi ini pengguna juga dapat memberikan update terkait banjir atau jalan ditutup.

Melalui fitur ini, Google memberikan opsi perkembangan informasi banjir lewat pemberitaan yang bisa dilihat di fitur Java floods dengan menggeser ke bawah, lalu tekan ‘See latest updates’.

You May Also Like

About the Author: deniandrian

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia”