Penyebab Harga Bitcoin dan Mata Uang Kripto Turun Drastis

Diposting pada

Harga mata uang cryptocurrency Bitcoin terjun bebas diikuti oleh mata uang kripto lainnya pada perdagangan hari Rabu kemarin. Harga Bitcoin sempat menyentuh angka USD.60.000 atau sekitar Rp.921 juta dan kini terjun ke angka USD.30.000 atau sekitar Rp.431 juta saja.

Penurunan sebanyak 30 persen ini diikuti oleh mata uang kripto lainnya seperti Etherum yang terjun sebesar 23 persen dan Dogecoin sebesar 27 persen.

Harga Bitcoin turun tajam
Harga Bitcoin turun tajam

Penurunan harga mata uang kripto ini tak lepas setelah otoritas keuangan China melarang transaksi mata uang Kripto. Sejak beberapa tahun kebelakang memang China sudah melarang aktifitas transaki mata uang kripto di negaranya, hanya saja warganya masih diperbolehkan menyimpannya.

Namun saat ini China bisa dikatakan melarang total aktifitas perdagangan mata uang kripto.

Selain Bitcoin, Etherum dan Dogecoin, mata uang kripto lainnya yang tidak sanggup dengan kenaikan traffik mendadak tumbang, sebut saja Coinbase, Gemini dan Kraken.

Dari data yang dirilis CoinMarletCap, kapitalisasi cryptocurrency secara keseluruhan mengalami penurunan sebanyak 850 miliar atau setara dengan 12.000 triliun.

Fluktuasi harga Bitcoin dan kawan-kawan memang sudah terjadi sejak minggu-minggu lalu saat bos mobil listri Tesla, Elon Musk menyatakan tidak ada lagi transaksi dengan Bitcoin untuk pembelian mobil listriknya.

Padahal minggu sebelumnya Elon Musk menyatakan menampung uang Bitcoin untuk setiap mobil Tesla yang secara langsung mampu melambungkan harga Bitcoin.

Gambar Gravatar
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia”