Perlukah Pembekalan Internet Marketing Di Sekolah?

Diposting pada

Perlukah pembekalan internet marketing di sekolah? Sebelumnya kita “spik-spik” dulu deh ya, temen-temen pasti sering lihat berita tentang banyaknya para pencari kerja yang berdesakan dipintu gerbang sebuah perusahaan.

internet marketing disekolah

Atau saat ada acara bursa lowongan pekerjaan maka disana sobat akan disuguhkan pemandangan ratusan hingga ribuan orang berpakaian rapi dan menjinjing amplop coklat berisi surat lamaran.

Tiap tahun setiap angkatan kerja baru lahir maka pemandangan serupa akan terus terjadi. Bayangkan saja sebuah perusahaan hanya membuka beberapa lowongan kerja saja namun yang melamar pekerjaan tersebut bisa 10 bahkan 100 kali lipat dari jumlah slot lowongan yang disediakan.

Gak perduli sobat lulusan SMA atau bahkan Sarjana, namun kenyataannya mereka tidak memiliki perbedaan sama sekali saat mencoba mencari pekerjaan. Semuanya dianggap sama oleh perusahaan bahkan jika keterima kerja gaji yang diberikanpun tidak terlalu berbeda atau bahkan sama.

ngantri melamar pekerjaan

Sejak 2008 saya lulus kuliah hampir setiap melamar pekerjaan kesebuah perusahaan maka disana sudah menanti ratusan orang dengan tujuan yang sama yakni berharap diterima menjadi seorang karyawan, maka kita harus saling sikut satu sama lain karena jumlah lowongan yang disediakan hanya segelintir saja.

Jamannya Industri Internet

Saat ini jamannya industri 4.0, menurut laman wikipedia Revolusi Industri 4.0 merupakan fenomena yang mengkolaborasikan teknologi cyber dan teknologi otomatisasi. Konsep penerapannya berpusat pada konsep otomatisasi yang dilakukan oleh teknologi tanpa memerlukan tenaga kerja manusia dalam proses pengaplikasiannya.

industri 4.0

Setidaknya ada 9 pilar utama dalam perkembangan revolusi industri 4.0 diantaranya Internet of Things (IoT), Big Data, Argumented Reality, Cyber Security, Artifical Intelegence, Addictive Manufacturing, Simulation, System Integeration, Cloud Computing.

Mau tidak mau suka tidak suka revolusi industri 4.0 akan semakin berkembang dan Indonesia wajib menerapkannya dan itu sudah berjalan saat ini. Dampaknya adalah ketika semua pekerjaan sudah terkomputerisasi dan berbasis internet maka lapangan pekerjaan akan semakin berkurang, pabrik-pabrik akan mengurangi jumlah pekerjanya yang digantikan dengan teknologi. Hal ini tentu untuk efisiensi perusahaan agar mendapatkan untung lebih besar.

Contoh Perusahaan Besar Berbasis Teknologi dan Tren Kerja yang Fleksibel

Siapapun pasti tahu Grab adalah perusahaan taksi terbesar di dunia, Traveloka atau Agoda juga perusahaan perhotelan atau travel guide terbesar di Asia dan banyak lagi contohnya.

Namun sobat pasti tidak menyadari ternyata Grab sekalipun perusahaan taksi terbesar didunia namun mereka tidak memiliki armada taksi sama sekali, begitupun dengan traveloka dan Agoda yang merupakan perusahaan hotel terbesar tapi tidak memiliki hotel sama sekali.

Apa yang mereka miliki ternyata hanya sebuah sistem aplikasi baik website maupun aplikasi di smartphone. Mereka tidak perlu membeli banyak mobil untuk dijadikan armada taksi atau membangun gedung untuk hotel yang pastinya membutuhkan dana besar dan perawatan yang tidak sedikit.

Seiring berjalannya waktu semua perusahaan didunia akan mulai terintegrasi dengan internet yang lebih maksimal. Begitupun membebaskan karyawannya untuk bekerja dimana saja dan kapan saja. Perusahaan tak perlu memiliki gedung untuk kantor dengan sewa gedung yang mahal, belum lagi biaya operasional gedung yang bisa dua kali lipat harga sewa yang tentu saja pemborosan.

Para pekerja milenial saat ini juga tak mau lagi terikat jam kerja yang harus selalu ngantor, mereka bisa leluasa bekerja dimana saja sekalipun pada saat liburan. Bekerja di caffe sambil menikmati secangkir kopi atau bekerja di hotel pada saat liburan bareng keluarga.

Sementara perusahaan bisa memanfaatkan sistem affiliasi untuk mendongkrak penjualan tanpa harus menggaji karyawan. Sebagai contoh Agoda yang merupakan aplikasi perusahaan hotel terkenal didunia membuka sistem affiliasi.

Siapapun boleh bergabung menjadi affiliate dan mempromosikan paket hotel dan liburan di Agoda, mereka yang berhasil menjualkan paket-paket tersebut akan mendapat komisi yang cukup lumayan, tentu saja kedua pihak saling mendapat keuntungan. Bayangkan saja ada berapa ribu orang tergabung di affiliate Agoda?

Sobatpun yang sudah terbiasa di internet marketing bisa memanfaatkan sistem affiliasi ini untuk mendapatkan penghasilan dengan hanya memanfaatkan laptop dan jaringan internet kemudian melakukan promosi secara online. Dan tentu saja pekerjaan tersebut bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Pengenalan dan Pembekalan Internet Marketing Sejak SMA

Atas kondisi tersebut dimana internet sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan berbisnis didunia maka mau tidak mau anak-anak muda kita harus bisa memanfaatkan internet semaksimal mungkin untuk lebih mandiri dari segi ekonomi.

Saya mengenal internet sejak tahun 2008 lalu dimana masih belum banyak orang di Indonesia memanfaatkan internet untuk berbisnis. Dengan saingan yang sedikit saat itu bahkan ada satu orang teman jauh saya mampu menghasilkan 1 miliar pertama dari Google.

Banyak relasi saya saat ini yang tergolong masih berusia muda lantaran masih sekolah di Sekolah Menengah Pertama (SMP) namun mampu menghasilkan uang hingga puluhan juta rupiah perbulan dari Internet.

Dengan kerja keras dan mau belajar akhirnya saya konsisten menghasilkan dari internet sejak tahun 2010. Penghasilan terbesar saya pernah mencapai angka $4000 atau Rp.50 jutaan perbulan.

Saya sempat menyesal kenapa tidak sejak SMP atau SMA saya mengenal internet untuk berbisnis mungkin biaya sekolah dan kuliah saya bisa secara mandiri.

Nah begitupun anak-anak sekolah kita saat ini jika mereka diarahkan untuk lebih bisa memanfaatkan internet secara maksimal maka bisa jadi saat lulus sekolah dan kualiah akan mampu membiayai kehidupannya sendiri.

Selain itu pelajaran wirausaha berbasis internet juga sangat penting untuk anak-anak sekolah SMA. Jika mereka lulus sekolah nanti bisa mengembangkan diri didunia usaha berbasis internet. Apalagi bisnis online atau internet marketing saat ini tidak membutuhkan modal besar.

Cukup komputer atau laptop yang terhubung dengan internet maka kita sudah bisa bekerja dan berkarya sambil menghasilkan uang untuk modal hidup sehari-hari.

Sayangnya hingga saat ini saya masih belum menemukan sekolah dilingkungan saya yang “aware” akan hal ini. Ketika anak-anak didiknya lulus dari sekolahan mereka seakan kesulitan mengembangkan dirinya terutama didunia bisnis.

Jika mereka kuliah maka biaya kuliahnya masih tergantung dari orang tua namun jika mereka tidak kuliah dan sulit mengembangkan dirinya tentu hanya akan menjadi pengangguran.

Akhir Kata

Akhir kata pengenalan internet marketing diera saat ini sangatlah penting diberikan kepada generasi muda kita. Jika mereka masih sekolah baik di SMP atau SMA setidaknya bisa diarahkan dunia internet ke hal yang lebih positif.

Menjadi blogger atau youtuber dengan membuat konten-konten bermanfaat sekaligus melatih mereka menjadi seorang penulis atau pembuat konten video yang menarik.

Sekaligus mengajari mereka cara menghasilkan uang dari internet selain dari blogger atau youtuber karena sumber penghasilan dari internet itu sangatlah banyak.

Tentu jika hal ini bisa dilakukan maka harapan saya ketika mereka lulus sekolah nanti sudah tidak pusing lagi apa yang harus dilakukan, saya berharap mereka bisa sukses mandiri dari segi ekonomi dan minimal bisa membiayai hidupnya sendiri. Semoga artikel ini bisa menginspirasi.

Gambar Gravatar
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *