Pilih Drone DJI Mini 2 atau Hubsan Zino Pro Plus? Inilah Spesifikasi Perbandingannya

hubsan zino pro plus vs dji mini 2

Halo sob, apa kabarnya kalian semua? Mudah-mudahan semuanya dalam keadaan baik sehat walafiat ya. Oh ya, kali ini saya mau bahas mengenai dua drone kelas entry level dari dua merek yang berbeda yakni DJI Mini 2 vs Hubsan Zino Pro Plus.

Hubsan Zino Pro Plus vs DJI Mini 2
Hubsan Zino Pro Plus vs DJI Mini 2

Kedua drone ini sama-sama keluaran terbaru dan masih hangat-hangatnya dipasaran. Meski sebenarnya DJI Mini 2 sudah mulai masuk kepasaran Indonesia sementara Hubsan Zino Pro Plus masih belum keliatan barangnya ditanah air.

Keduanya mendapatkan antusiasme yang cukup tinggi dari para penggemarnya masing-masing terutama penggemar DJI yang cukup besar ditanah air. Kita tahu DJI diawal tahun 2020 ini cukup sukses dengan drone DJI Mavic Mini-nya dan kini DJI resmi merilis versi terbarunya yaitu DJI Mini 2.

Ada penambahan spesifikasi yang diberikan di DJI Mini 2 dimana drone ini sudah dibekali dengan resolusi kamera 4K, selain itu upgrade transmisi pada remotnya diklaim mampu memberikan jarak terbang yang cukup jauh. Benarkah? Yuk kita ulas satu persatu.

  1. Sekilas Drone DJI Mini 2

Drone DJI Mini 2 bisa dikatakan sebagai versi pembaruan dari DJI Mavic Mini yang sudah setahun lalu menemani kita semuanya. Hanya saja tak sedikit pengguna ditanah air merasa kurang puas dengan drone mungil ini.

Sebenarnya kekurangan DJI Mavic Mini cuman ada pada jarak terbangnya saja yang dirasa kurang jauh. Padahal kita tahu masyarakat di Indonesia cenderung lebih suka dengan drone yang mampu terbang cukup jauh.

Meskipun ada juga yang beranggapan jarak tidaklah terlalu penting dan lebih mengutamakan hasil footagenya namun tetap saja banyak penggemar DJI Mavic Mini memanfaatkan penguat sinyal (Signal Booster) agar si drone mampu terbang lebih jauh lagi.

Nah pada DJI Mini 2 ini pabrikan sudah mengganti sistem transmisi yang awalnya menggunakan signal wifi biasa namun kali ini menggunakan sistem transmisi OcuSync 2.0 yang diklaim mampu memberikan jarak terbang yang cukup jauh.

Bahkan dari spesifikasi drone DJI Mini 2 dikatakan mampu terbang hingga 10 KM. Tentu saja dengan catatan ya apalagi kita tahu DJI Mavic Mini juga dari spesifikasinya mampu mencapai 4 KM tapi itu pada negara-negara tertentu dan Indonesia tidak masuk pada negara yang mendapatkan jarak terbang yang jauh.

Begitupun pada DJI Mini 2 yang sudah mencoba menerbangkannya di perkotaan di Jakarta hanya mampu mencapai jarak terbang 920 meteran dengan drone yang masih standar pabrik. Meski begitu tentu ini sudah jauh lebih baik dibanding DJI Mavic Mini. Sobat tinggal menambahkan penguat sinyal lagi maka dipastikan drone ini akan melesat jauh hingga lebih dari 1 kilometer.

Beberapa konsumen ditanah air juga menyebutkan drone DJI Mini 2 mampu terbang hingga 2 KM. Tentu saja ini kabar baik bagi para penggemar DJI ditanah air.

Kelebihan lain dari drone DJI Mini 2 ini adalah kamera 12 MP yang mampu merekam video hingga resolusi 4K dimana di DJI Mavic Mini masih sebatas 2.7K saja.

kamera dji mini 2 12 MP 4K
Resolusi video DJI Mini 2 4K

Tentu saja kualitas gambar ditingkatkan menjadi lebih baik lebih jernih dan tajam. Kualitas foto juga cukup baik tinggal dipoles sedikit dengan photoshop atau lightroom maka hasilnya semakin sempurna.

Sayangnya drone ini tidak dilengkapi dengan active track yang bisa digunakan untuk mengunci sebuah objek tertentu semisal kendaraan atau orang yang membuat si drone mengikutinya secara otomatis.

Lama terbang DJI Mini 2 diklaim hingga 31 menit dan itu cukup lama sehingga sobat bisa leluasa mendapatkan banyak footage yang diinginkan.

Selain itu kamera DJI Mini 2 juga menyediakan file mentah atau RAW berbentuk DNG sehingga sangat memanjakan para pencinta dunia fotography. Kameranya dilengkapi fitur AEB atau Auto Exposure Bracketing serta kemampuan mengambil 3 gambar sekaligus dengan masing-masing gambar low light,normal dan terang.

Spesifikasi DJI Mini 2:

  • Berat drone: 249 gram
  • Sistem transmisi menggunakan OcuSync 2.0
  • 3 axis gimbal
  • Kamera foto: 12 MP. CMOS 1 / 2,3 “ , lensa 24mm (84º FOV) dan Bukaan F2.8.
  • Zoom hingga 4X (2X lossless)
  • File gambar : JPEG dan RAW
  • Fitur kamera : Panorama dan 360, Mode foto AEB dan Mode QuickShoot Boomerang
  • Resolusi Video 4K / 30p dan 1080 / 60p (kecepatan bit 100 Mbps)
  • Lama terbang 31 menit
  • Jakar terbang di klaim 10 KM.

Kekurangan DJI Mini 2:

  • Tidak dilengkapi sensor untuk mengindari rintangan
  • Tidak dilengkapi fitur activ track
  • Jarak terbang kemungkinan masih terbatas

Harga DJI Mini 2

Dengan peningkatan spesifikasi dan fitur tentu harga DJI Mini 2 akan lebih mahal dibanding DJI Mavic Mini. DJI Mini 2 versi combo dijual dikisaran harga Rp.9,2 jutaan sementara versi standar diangka Rp.7 jutaan.

  1. Sekilas Drone Hubsan Zino Pro Plus

Baik DJI Maupun Hubsan sama-sama berasal dari China namun Hubsan sendiri bisa dikatakan baru dalam hal drone videography aerial. Sebelumnya Hubsan masih sebatas “menggarap” drone-drone biasa saja.

Produk pertamanya dengan kamera resolusi video 4K adalah Hubsan Zino yang diproduksi sekitar dua tahunan lalu. Drone ini langsung menyita perhatian publik internasional termasuk ditanah air lantaran harganya yang cukup terjangkau namun memiliki kualitas video hingga 4K.

Seiring perkembangannya keluarga Zino terus mengalami peningkatan spesifikasi salah satunya yang paling baru adalah Hubsan Zino Pro Plus. Seri ini juga merupakan penyempurnaan dari Hubsan Zino Pro versi pertama.

Soal jarak terbang maka tak perlu diragukan lagi produk-produk Hubsan. Bahkan bisa dikatakan paling memiliki sinyal kuat dibanding FIMI dan DJI dikelasnya.

Sebut saja Hubsan Zino Pro Plus ini diklaim mampu mencapai jarak terbang maksimal hingga 8 KM, tentu saja jarak ini sangatlah jauh dan kita mungkin saja tidak terlalu memerlukan jarak terbang sejauh ini.

Tapi bagaimanapun jarak terbang selalau sexy dan memuaskan bagi para pencinta drone.

Meski diklaim mampu terbang hingga 8 KM namun dalam prakteknya dilapangan drone ini paling bisa mencapai angka 4 hingga 8 KM saja tergantung sobat menerbangkannya dimana. Jika terbang dihutan atau dilaut yang minim intervensi maka sangat memungkinkan mencapai 8 KM.

Jelas dari sisi jarak terbang maka Hubsan Zino Pro Plus lebih unggul dibanding DJI Mini 2.

Selain itu drone Hubsan Zini Pro Plus juga diklaim memiliki waktu terbang yang cukup lama yakni mencapai 43 menit jika terbang dengan kecepatan konstan dan tidak ada angin.

Sementara pada kamera Hubsan Zino Pro Plus menggunakan sensor Sony 1/3 inch serta image chip Ambarella A12S dengan kemampuan merekam video 4K yang cukup baik.

Sayangnya maximum bitratenya masih kalah dengan DJI Mini 2 yang sudah mencapai 100 Mbps sementara Hubsan Zino Pro Plus masih diangka 60 Mbps.

Dari sisi kualitas video memang Mavic Mini 2 terlihat lebih tajam dibanding Zino Pro Plus meskipun secara sepintas cukup sulit dibedakan. Meski begitu kualitas video Hubsan bisa dikatan cukup mumpuni dan sangat bagus untuk video-video cinematic.

fitur active track hubsan zino pro plus
Active track Hubsan Zino Pro Plus

Apalagi drone ini dibekali fitur active track yang bisa mengunci objek dengan kameranya. Fitur ini tidak dimiliki pada drone DJI Mini 2.

Fitur kamera Hubsan Zino Pro Plus diantaranya panorama, 180° panoramas, vertical shots, wide-angle, Time-lapse photography, free delay, surround delay, directional delay dan track delay.

Spesifikasi Hubsan Zino Pro Plus:

  • Berat drone: 700 gram
  • Sistem transmisi menggunakan SyncLeas
  • 3 axis gimbal
  • Kamera video resolusi 4K [3840 x 2160 @ 30fps] ~ 60Mbps bitrate
  • Video Format: MP4 / MOV (h.264 / mpeg-4 AVC)
  • File gambar : JPEG dan RAW
  • Fitur kamera : Panoramic photos, spherical panoramas, 180° panoramas, vertical shots, wide-angle [only take sub-photos, do not support synthesis]
  • Time-lapse photography, free delay, surround delay, directional delay, track delayBoomerang
  • Lama terbang maksimum 43 menit
  • Jakar terbang di klaim 8 KM.
  • Fitur: Active Track, Lower Battery Failsafe, Loss Control Failsafe, Automatic Return Home.

Kekurangan Hubsan Zino Pro Plus:

  • Tidak dilengkapi sensor untuk mengindari rintangan
  • Tidak ada service center resmi di Indonesia dan sulit mendapat spare part.

Harga Hubsan Zino Pro Plus

Meski spesifikasinya cukup mumpuni dan drone ini memiliki keunggulan dari sisi jarak terbang namun harga Hubsan Zino Pro Plus ternyata jauh lebih murah dibanding harga DJI Mini 2. Di marketplace lokal sudah ada yang menjual drone ini dengan harga lebih murah yakni Rp.6 juta saja versi combo.

Tentu saja harga ini lebih murah Rp.3 jutaan dibanding DJI Mini 2 yang mencapai Rp.9,2 jutaan.

Kesimpulan Pilih DJI Mini 2 atau Hubsan Zino Pro Plus

Baik DJI Maupun Hubsan memiliki basis penggemar tersendiri. DJI tentu memiliki basis penggemar yang lebih besar di tanah air mengingat merek DJI sudah sangat dikenal dan memiliki penjualan resmi di Indonesia.

Sementara Hubsan bisa dikatan masih baru didunia drone videography aerial meski baik DJI maupun Hubsan sama-sama berasal dari China. Namun yang pasti Hubsan sendiri jika diperhatikan terus bernenah dan mengembangkan teknologi dronenya menjadi lebih baik.

Hubsan Zino Pro Plus tampil cukup menawan dan bisa dikatakan sebagai drone perusak pasar mengingat drone dengan spek serupa seperti DJI Mini 2 dibandrol dengan harga yang jauh lebih mahal.

So, sobat tinggal sesuaikan dengan budget uang yang dimiliki apakah akan membeli Hubsan Zino Pro Plus atau DJI Mini 2? Sementara untuk DJI Mini 2 dengan harga Rp.9 jutaan apakah sudah cukup layak dibeli atau justru tanggung dan lebih baik menabung sedikit saja untuk membeli DJI Mavic Air 2?

You May Also Like

About the Author: deniandrian

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia”