Tiga Kesalahan Memasak Opor Ayam yang Harus Di Hindari

Diposting pada

Resep Opor Ayam – Lebaran sebentar lagi akan menghampiri kita, InsyaAllah. Pada hari tersebut kita akan bersuka cita menyambutnya sebagai hari kemenangan. Sebagai ciri khas kita maka di hari kemenangan tersebut akan ada banyak sekali sajian makanan dan kue.

Kue-kue lebaran akan dihidangkan di meja-meja untuk disantap oleh sanak keluarga dan tamu-tamu yang datang. Sementara hidangan-hidangan berat juga akan tersaji seperti makanan kupat, masakan daging, tumis dan lain sebagainya.

Kesalahan memasak Opor ayam yang harus di hindari
Kesalahan memasak Opor ayam yang harus di hindari

Salah satunya adalah makanan khas yang biasa hadir di hari Raya Idul Fitri adalah Opor Ayam. Opor ayam dicampur dengan kupat rasanya pasti akan sangat lezat sekali.

Kalau kita mudik ke kampung halaman dan sudah terhidang opor ayam sudah pasti rasanya sangat nikmat mengingat yang masak adalah ibu-ibu kita yang sudah berpengalaman.

Namun untuk lebaran kali ini kita tidak boleh mudik ke kampung halaman, alhasil kita akan memasak sendiri saja dirumah memasak opor ayam dengan pengetahuan seadanya.

Hal yang Harus Di Hindari saat Masak Opor Ayam

Nah ada beberapa hal yang harus di hindari saat memasak opor ayam agar opor ayam yang kamu masak memiliki cita rasa yang nikmat, berikut diantaranya:

  1. Bumbu belum atau tidak matang

Setelah bumbu opor ayam siap, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menumisnya terlebih dahulu. Hal ini sangat penting agar cita rasa yang didapat sesuai dengan opor ayam yang biasa orang tua kita buat.

Menumis bumbu opor ayam tidak semata-mata langsung memasukkan langsung ke wajan, namun kamu perlu memperhatikan hal-hal berikut ini, diantaranya :
a. Nyalakan api besar sampai minyak yang ada di wajan benar-benar panas
b. Setelah itu kecilkan api, tunggu sebentar sebelum bumbu masuk ke wajan
c. Jangan terlalu banyak minyak, cukup sedikit saja supaya bumbu tidak menempel di wajan
d. Tumis bumbu dan aduk terus sampai matang agar tidak gosong.

Ciri-ciri bumbu yang matang adalah dilihat dari teksturnya saat ditumis, yaitu bumbu berubah warna menjadi agak keemasan dan harum. Tekstur bumbunya terlihat seperti pulen dan tidak ambyar.

Biasanya bumbu yang tidak ditumis sampai matang akan berubah rasanya menjadi sedikit agak pahit, apalagi jika bumbu yang ditumis gosong. Oleh karena itu kamu harus benar-benar memperhatikan bumbu saat ditumis. Ingat ya, tumis sampai matang!

  1. Bumbu tidak meresap

Siapa nih yang suka masak tapi kok rasanya tetap hambar. Mikir gak kalo itu bumbu gak meresap?

Ya, bumbu tidak meresap sering kali terjadi karena kamu salah dalam proses memasak. Apalagi kamu yang baru belajar memasak.
Menurut emak-emak di dapur cara memasak opor ayam yang benar adalah kamu harus menumis bumbu terlebih dahulu sampai matang baru kamu masukkan ayamnya. Jangan sampai kamu memasukkan keduanya bersamaan atau ayam terlebih dahulu baru bumbu. Hal inilah yang sering menyebabkan bumbu tidak meresap sempurna kedalam daging ayam.

Menurut Ferdian, dibutuhkan teknik dan feeling yang tepat untuk mengatasi hal tersebut. “Ditumis bumbunya, udah mateng dan wangi, baru masukkin ayamnya. Nah itu kan reduce ayam tuh keluar, dari situ kita feeling tambahin air yang kira-kira kental dan tingkat kematangan ayam udah lebih keliatan,” kata Ferdian.

  1. Santan Pecah

Membuat opor ayam tidak lepas dari yang namanya santan. Tanpa santan tidak mungkin disebut opor ayam. Santan yang berasal dari sari daging kelapa ini memiliki rasa yang enak dan gurih sehingga menambah kekhasan rasa opor ayam.

Untuk membuat opor ayam kamu bisa menggunakan santan kelapa yang sudah diproses dan bisa kamu beli di warung-warung atau kamu juga bisa menggunakan santan yang kamu peras sendiri. Namun alangkah baiknya untuk menambah rasa yang nenek moyang kita buat sebaiknya kamu menggunakan santan kelapa yang kamu perasa sendiri.

Saat memasak opor ayam ada hal yang harus kamu perhatikan agar opor ayam yang kamu buat sesuai dengan yang kamu harapkan.
Sering kali santan pada opor ayam pecah saat dimasak, sehingga rasa yang didapat menjadi hambar dan cawerang.

Adapun cara mengatasi santan pecah saat memasak opor ayam adalah dengan mengaduknya secara terus-menerus. Menurut emak-emak di dapur, saat memasak opor ayam adalah dengan mematangkan terlebih dahulu ayamnya sampai si bumbu benar-benar meresap, baru setelah itu masukkan santannya dan diaduk sampai benar-benar matang sempurna.

Selain itu yang perlu diperhatikan saat memasak opor ayam adalah jangan terlalu banyak airnya, sisakan sedikit saja agar rasanya semakin sempurna.

Gambar Gravatar
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia”